Nama : Sarah Gusti Helmi
Kelas : 3DA01
NPM : 47211892
BAB I
PENDAHULUAN
Sistem informasi manajemen atau
lebih dikenal dengan nama SIM merupakan suatu sistem yang biasanya diterapkan
dalam suatu organsasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan informasi yang
dihasilkan dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen atau dengan kata lain
teknik pengelolaan informasi dalam suatu organisasi.
SIM ini mempunyai peranan yang
sangat penting di dalam suatu organisasi. Karena sangat mempengaruhi terhadap
maju mundurnya sebuah organisasi. Setiap organisasi baik itu organisasi yang
besar maupun yang kecil pasti mempunyai sistem informasi yang berbeda-beda,
tergantung dari kebutuhan dan masalah yang terjadi pada organisasi tersebut.
Sekarang ini, penerapan SIM dalam
suatu organisasi pasti akan melibatkan penggunaan komputer untuk membantu mengolah
data yang ada untuk menjadi informasi yang dibutuhkan.
Informasi yang tepat, cepat dan akurat akan
menjadikan suatu organisasi menjadi berkembang dengan pesat. Semakin besar
suatu organisasi maka semakin komplekslah pengelolaan sistem informasi, karena
data yang diolah menjadi semakin banyak dan bervariasi.
BAB II
Pembahasan
Sistem Informasi Manajemen dalam pemecahan masalah
ada 2 dasar yaitu,:
1. Sumber Daya
Informasi Seorganisasi
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu cara
organisasi untuk menyediakan informasi dalam rangka pemecahan masalah. Sistem
tersebut merupakan suatu komitmen format dari para eksekutif untuk menyediakan
komputer sebagai alat bantu bagi manajer untuk memecahkan masalah.
2. Identifikasi
dan Pemahaman Masalah
Ide utama dibalik S.I.M adalah menjaga agar pasokan
informasi mengalir terus ke manajer.
Sistem Informasi Manajemen
Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan
informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa.
· Model
SIM
Database berisi data yang
dikumpulkan oleh SIA. Data dan informasi diisikan dari lingkungan. Database
digunakan oleh program yang menghasilkan laporan periodik dan laporan khusus,
selain itu digunakan juga oleh model matematika yg menghasilkan beragam aspek
operasi perusahaan. Output SIM digunakan oleh penanggungjawab pemecah masalah
dalam perusahaan, SIM tidak harus memberikan informasi pada lingkungan seperti
halnya SIA.
Manfaat
Sistem
1. SIM memberikan dukungan dalam
pengumpulan informasi atau perancangan rangkaian alternatif tindakan,
memutuskan untuk memilih tindakan yang terbaik dari alternatif yang tersedia
dan melaksanakan pilihan dan mengawasi hasil kegiatan.
2. Sistem informasi manajemen
dapat digunakan secara efektif untuk mendukung setiap tingkatan pada proses
pengambilan keptusan dan dapat digunakan juga memperoleh dan menyimpan
informasi yang berkaitan dengan masalah standar dan situasi sekarang.
3. SIM ini juga sangat membantu
untuk mereleasasikan keputusan dalam tindakan dan mengawasi tindakan serta
memberikan umpan balik yang berkaitan dengan hasilnya.
KONSEP
SISTEM INFORMASI ORGANISASIONAL
Pada dasarnya konsep system
organisasional ini memiliki hubungan antara system dan organisasi. Bagaimana
system tersebut dapat bisa terorganisasi dengan baik. Sistem itu sendiri adalah
seperangkat komponen yang saling berhubungan dan saling bekerjasama untuk
mencapai beberapa tujuan. Sistem informasi adalah kumpulan hardware dan
software komputer, prosedur, dokumentasi, formulir dan orang yang
bertanggungjawab untuk memperoleh, menggerakkan, manajemen, distribusi data dan
informasi. Proses yang harus diikuti dalam pengembangan suatu sistem yang baik
disebut System Analysis and Design (SA&D).
Proses SA&D ini didasarkan
pada pendekatan sistem untuk mengatasi suatu masalah yang disebabkan oleh
beberapa prinsip dasar berikut ini.
Ø Seorang manajer harus tahu apa yang dilakukan oleh
suatu sistem sebelum membuat spesifikasi bagaimana suatu sistem bekerja.
Ø Memilih cakupan yang tepat atas keadaan yang
dianalisa akan berpengaruh terhadap masalah apa yang bisa diatasi dan yang
tidak.
Ø Suatu masalah (atau sistem) sebenarnya terdiri dari
beberapa masalah, sehingga strategi yang tepat adalah mengurutkan masalah yang
besar ke masalah yang kecil.
Ø Pemecahan suatu masalah antara satu bagian dengan
bagian lain. mungkin sekali berbeda, sehingga pemecahan alternatif yang
menunjukan perspektif yang berbeda hendaknya dibuat dan diperbandingkan sebelum
hasil akhir dipilih.
Ø Masalah dan pemahamannya berubah ketika dilakukan
analisa, sehingga seorang manajer harus mengambil pendekatan bertahap terhadap
pemecahan masalah. Hal ini memungkinkan komitmen yang terus bertambah terhadap
pemecahan masalah tertentu, dimana keputusannya adalah berlanjut atau tidak ke
tahap berikutnya.
Konsep
Sistem Informasi Organisasional
Konsep subsistem organisasi
diawali dng pengala man pengetrapan SIM yang mencakup seluruh peru sahaan,
sehingga manajer-manajer di area-area tertentu mulai juga mengetrapkan konsep
tersebut se suai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Munculah sistem-sistem
informasi fungsional, atau subset-subset daripada SIM yang disesuaikan dng
kebutuhan masing-masing. Yang pertama mengetrapkan konsep ini adalah sub sistem
pemasaran. Area manufaktur menerima pengolahan komputer dan teknologi tersebut
baik untuk sistem konseptual maupun sistem fisiknya (menggunakan robot-robot
untuk berproduksi).
BAB III
KESIMPULAN
Sistem Informasi Manajemen dalam pemecahan masalah
ada 2 dasar yaitu,:
1. Sumber Daya Informasi Seorganisasi
Sistem Informasi Manajemen adalah
suatu cara organisasi untuk menyediakan informasi dalam rangka pemecahan
masalah. Sistem tersebut merupakan suatu komitmen format dari para eksekutif
untuk menyediakan komputer sebagai alat bantu bagi manajer untuk memecahkan
masalah.
2. Identifikasi dan Pemahaman Masalah
Ide utama dibalik S.I.M adalah
menjaga agar pasokan informasi mengalir terus ke manajer.
Sistem Informasi Manajemen
Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan
informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa.
SUMBER:
http://cobadilihatdandibacaduniaku.blogspot.com/2011/03/pengertian-konsep-sistem-informasi.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar