Disusun Oleh :
Sarah Gusti Helmi
(47211892)
3DA01
BAB
I
Pendahuluan
Etika secara etimologis kata etika
berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos” yang berarti watak kesusilaan atau
adat. Kata ini identik dengan perkataan moral yang berasal dari kata latin
“mos” yang dalam bentuk jamaknya “mores” yang berarti juga adat atau cara
hidup. Etika dan moral memiliki arti yang sama, tetapi dalam pemakaian
sehari-harinya memiliki sedikit perbedaan. Moral atau moralitas biasa dipakai
untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang ada.
Etika
dari sistem komputer interaktif memfokuskan bagaimana sistem (atau dapat
digunakan) oleh para pengguna. Berikut ini adalah beberapa aspek pekerjaan yang
dipusatkan tersebut. (Johnson, 2001, Bynum dan Rogerson, 2003, Erman dan Shauf,
2002, Edgar, 1997):
-
Kebijakan-kebijakan (policies)
-
Isu moral dan sah (legal)
-
Bertanggung jawab dan etika profesional
-
Etika hacker dan hacker
-
Netiquette
-
Privacy
-
Hak milik
-
Isu sosial dan demokratis
-
Ungkapan bebas
-
Tanggungjawab dan kewajiban
Hubungan
etika dengan pemanfaatan sistem informasi itu sangat berkaitan dan memang
susah untuk diberikan arti dalam sikap sosial kita. Etika komunitas TI
merupakan satu kepercayaan, standar, atau pemikiran yang diterima seseorang,
kelompok, atau komunitas TI tersebut. Seluruh individu bertanggung jawab atas
komunitas mereka. James H. Moor, seseorang profesor di Darmouth mendefinisikan
secara spesifik etika komputer sebagai analisis mengenai sifat dan dampak
sosial teknologi komputer, serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk
menggunakan teknologi tersebut secara etis (Raymond Mc Leod, Jr, 1995).
BAB II
PEMBAHASAN
Program
etika adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang
untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan pernyataan komitmen. Suatu
aktivitas yang umum adalah pertemuan orientasi yang dilaksanakan bagi pegawai
baru. Selama pertemuan ini, subyek etika mendapat cukup perhatian. Contoh lain
dari program etika adalah audit etika. Dalam audit etika, sesorang auditor internal mengadakan pertemuan dengan seorang
manajer selama beberapa jam untuk mempelajari bagaimana unit manajer tersebut
melaksanakan pernyataan komitmen.
Dari berbagai permasalahan etika dan sosial yang berkembang berkaitan dengan pemanfaatan sistem informasi, dua hal penting yang menjadi tantangan manajemen untuk dihadapi, yaitu:
1. Memahami risiko-risiko moral dari
teknologi baru.
Perubahan teknologi yang cepat mengandung arti bahwa pilihan yang dihadapi setiap individu juga berubah dengan cepat begitu pula keseimbangan antara risiko dan hasil serta kekhawatiran kemungkinan terjadinya tindakan yang tidak benar. Perlindungan atas hak privasi individu telah menjadi permasalahan etika yang serius dewasa ini. Di samping itu, penting bagi manajemen untuk melakukan analisis mengenai dampak etika dan sosial dari perubahan teknologi. Mungkin tidak ada jawaban yang selalu tepat untuk bagaimana seharusnya perilaku, tetapi paling tidak ada perhatian atau manajemen tahu mengenai risiko-risiko moral dari teknologi baru.
Perubahan teknologi yang cepat mengandung arti bahwa pilihan yang dihadapi setiap individu juga berubah dengan cepat begitu pula keseimbangan antara risiko dan hasil serta kekhawatiran kemungkinan terjadinya tindakan yang tidak benar. Perlindungan atas hak privasi individu telah menjadi permasalahan etika yang serius dewasa ini. Di samping itu, penting bagi manajemen untuk melakukan analisis mengenai dampak etika dan sosial dari perubahan teknologi. Mungkin tidak ada jawaban yang selalu tepat untuk bagaimana seharusnya perilaku, tetapi paling tidak ada perhatian atau manajemen tahu mengenai risiko-risiko moral dari teknologi baru.
2. Membangun kebijakan etika organisasi
yang mencakup permasalahan etika dan sosial atas sistem informasi. Manajemen bertanggung jawab untuk
mengembangkan,melaksanakan, dan menjelaskan kebijakan etika organisasi.
Kebijakan etika organisasi berkaitan dengan sistem informasi meliputi, antara
lain: privasi, kepemilikan, akuntabilitas, kualitas sistem, dan kualitas hidupnya. Hal yang menjadi tantangan
adalah bagaimana memberikan program pendidikan atau pelatihan, termasuk
penerapan permasalahan kebijakan etika yang
dibutuhkan.
A. MANFAAT DAN
ETIKA DARI SISTEM INFORMASI
Banyak sekali manfaat dari sistem informasi, berikut adalah
beberapa manfaat dari sisteminformasi :
·
Memberikaninformasi yang sudahterjaminkebenarannya
·
Lebihefisien
·
Meningkatkankeampuandalammengambilkeputusan
·
Meningkatkankualitasinformasi
·
Lebihterjaminkeamanannya.
B. MANFAAT SIM
DALAM ORGANISASI
Pengembangan SIM memerlukan sejumlah
orang yang berketerampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerukan
partisipasi dari para manajer organisasi. SIM yang baik adalah SIM yang mampu
menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM yang mampu
menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya,
meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang
sangat bermanfaat.
Ø ETIKA SISTEM
INFORMASI
Berikutadalahetikadarisisteminformasi:
§ Privasi
Merupakan
hak seseorang untuk memberikan atau tidak informasi yang akan diakses.
Yang menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari
pengaksesan oleh orang lain yang tidak diberi izin untuk melakukannya.
Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan privasi informasi Privasi fisik ialah hak seseorang untk mencegah sseseorang yang tidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan properti (hak milik), sedangkan privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikandenganpihak lain.
Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan privasi informasi Privasi fisik ialah hak seseorang untk mencegah sseseorang yang tidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan properti (hak milik), sedangkan privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikandenganpihak lain.
§ Akurasi
Merupakan data yang diberikan harus tepat. Akurasi terhadap informasi merupakan faktor yang harus dpenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan.
Merupakan data yang diberikan harus tepat. Akurasi terhadap informasi merupakan faktor yang harus dpenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan.
§ Propertis
Merupakan suatu perlindungan terhadap hak cipta. Perlindungan terhadap hak properti yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI(hak atas kekayaan intelektual). Di Amerika Serikat, kekayaan intelektual diatur melalui tiga mekanisme, yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
Merupakan suatu perlindungan terhadap hak cipta. Perlindungan terhadap hak properti yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI(hak atas kekayaan intelektual). Di Amerika Serikat, kekayaan intelektual diatur melalui tiga mekanisme, yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
§ Akses
Merupakan akses yang diberikan kepada semua kalangan.
Merupakan akses yang diberikan kepada semua kalangan.
C.
PERANAN SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama dalam sebuah
organisasi, yaitu :
·
Mendukungkegiatan-kegiatanusahaoperasional
·
Mendukungpengambilankeputusan
·
Mendukungpersaingankeuntunganstrategis
D. MANFAAT
STRATEGIS UNTUK SISTEM INFORMASI
Manfaat sistem informasi manajemen, dapat menolong
perusahaan untuk :
·
MeningkatkanEfisiensiOperasional
Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong
operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat
perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership.
Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga
dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry)
dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang
diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh
adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan
baru yang lebih bernilai dengan mereka.
·
MemperkenalkanInovasidalamBisnis
Penggunaan ATM. automated teller machine dalam perbankan
merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan
adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi
pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun. Penekanan utama dalam sistem
informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke
dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh
yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi
yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila
sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi
tersebut, maka mereka akan segan untuk menggunakan sistem reservasi dari
penerbangan lain.
·
Membangunsumber-sumberinformasistrategis
Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk
membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam
keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat
lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem
informasi, dan melatih end users.
BAB III
KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas dapat
disimpulkan bahwaetikaberhubungan dalamsistem informasi sangat penting diantaranya:
·
EtikadalamsisteminformasiMemberikaninformasi
yang sudahterjaminkebenarannya
·
Lebihefisien
·
Meningkatkankeampuandalammengambilkeputusan
·
Meningkatkankualitasinformasi
·
Lebihterjaminkeamanannya.
Etikadalamsisteminformasiitusendiriyaitumeliputi
:
1.Privasi
2.Akurasi
3.Propertis
4.Akses
Dalam
prakteknya etika dalam system informasi sangat diperlukan agar supaya user
tidak menyalahi aturan dalam penggunaan system informasi yang mengakibatkan kerugian
kepada pihak – pihak yang berkepentingan. Sehingga citra positif muncul dalam penggunaan
system informasi tersebut. Dan akhirnya kepercayaan masyarakat dapat tumbuh dalam
penggunaan teknologi informasi tersebut.
Daftar Pustaka